Tuesday, June 23, 2009

Review Film 17 - Ip Man (mandarin)

Review Film XVII - Ip Man (Donnie Yen, Simon Yam, Hiroyuki Ikeuchi)


Penilaian : 7,5/10

Nonton di DVD


Tag Line : The celebrated Kung Fu master of Bruce Lee.



Sinopsis :

Menceritakan seorang laki laki dengan 1 orang istri dan 1 orang anak yang bernama Ip Man. Dia mulai mempelajari Wing Chun atau salah satu cabang ilmu bela diri kung fu sejak ia berusia 13 tahun. Kecintaannya pada ilmu bela diri ini membuatnya rela berkorban banyak demi mengembangkan ilmu bela diri ini. Setelah lama mempelajari Wing Chun, Ip Man memutuskan untuk membuka perguruan sendiri.

Banyak orang yang sempat berguru pada master Wing Chun yang satu ini dan beberapa di antara muridnya kemudian menjadi terkenal meski nama Ip Man sendiri jarang dikenal orang. Salah satu murid Ip Man yang banyak dikenal adalah Bruce Lee yang sempat berguru pada Ip Man selama 5 tahun, dan hal tersebut diceritakan pada akhir film.

Film ini menceritakan tentang perjalanan hidup Ip Man (Donnie Yen – SPL/Sa Po Lang, Dragon Tiger Gate, Seven Swords), yang ahli ilmu bela diri, karena itu juga banyak mendapatkan tantangan dari jago-jago bela diri lain yang penasaran ingin menguji ilmu Ip Man, salah satunya Ji Shan Zhao (Fan Shiu Wong – Connected, Flying Dragon Leaping Tiger). Namun semuanya mampu ditaklukkan dengan mudah oleh Ip Man.

Cerita berlanjut dengan tentara Jepang yang menguasai daratan China, dan menyebabkan rakyat China banyak yang sulit mencari makanan, termasuk juga Ip Man. Sampai demi mendapatkan makanan warga China harus bertarung dulu dengan para ahli bela diri Jepang, dan jika menang baru lah mendapatkan makanan. Karena melihat ada seorang warga China yang disiksa oleh tentara Jepang itu lah, memaksa Ip Man harus kembali menunjukkan keahliannya untuk bela diri. Salah orang Jendral Jepang yang bernama Miura (Hiroyuki Ikeuchi – Handsome Suit, The Code) pun sangat terkesan, dan mengajaknya untuk bertarung. Walau atas nama pribadi, namun harga diri bangsa China dan Jepang dipertaruhkan dalam pertarungan itu. Apakah Ip Man dapat mengalahkan Jendral Miura?Atau malah Ip Man malah harus menebus nyawanya dalam pertarungan tersebut?

Review :

Film ini memang diadaptasi dari kisah nyata kehidupan (true story) sang master Wing Chun ini. Sang sutradara, Wilson Yip (Flashpoint, Dragon Tiger Gate), memutuskan untuk lebih memfokuskan film ini pada penjajahan Jepang di China sekitar tahun 30-an dan menyoroti bagaimana Ip Man yang sangat mencintai negerinya menolak mengajarkan Wing Chun pada tentara Jepang saat itu, dan memang Donnie Yen adalah aktor Favorit yang sering bekerjasama dengannya, jadi memang terlihat sangat kompak.

Meski film ini diambil dari kisah nyata, namun ada beberapa bumbu-bumbu penyedap, yang sedikit menyelewengkan dari sejarah yang dimaksudkan guna membuat film akan lebih menarik, dengan aksi-aksi bela diri yang mantap. Dari sedikit polesan pada film ini menghasilkan film dengan aksi bela diri yang cukup mendominasi film ini, namun ada kelemahan dimana Ip Man sebagai tokoh protagonist digambarkan terlalu sempurna dan ilmu bela diri-nya sangat tinggi, sehingga tidak ada yang mampu mengalahkannya kecuali senjata api…

Di sisi lain, film ini juga memiliki nilai lebih karena menggambarkan seni bela diri Wing Chun dengan sangat realistis. Beberapa prinsip dasar bela diri ini tetap dipegang kuat pada setiap koreografi tarung sehingga film ini terlihat realistis namun di saat yang sama juga terlihat 'beda' dari kebanyakan film bela diri Mandarin, karena berani menyajikan pertarungan jarak dekat yang biasanya dihindari film bela diri.

Untuk pemeran film ini, acting Donnie Yen tidak lah diragukan lagi, Donnie yang bernama Mandarin Chen Che Tan sangat mantap menjadi jago bela diri kelas wahid. Ada 4 film yang menurut saya cukup berkesan, yaitu : Iron Monkey (bermain sebagai Wong Kei Ying - ayah Wong Fei Hung), Once Upon A Time in China 2 (berperan sebagai Jendral Lan antagonis musuh Wong Fei Hung yang diperankan oleh Jet Lee), SPL/Sa Po Lang (sebagai Inspektur Ma Kwun yang bertarung habis-habisan dengan Wong Po yang diperankan oleh Samo Hung) dan yang terakhir serial Fist of Fury (sebagai Chen Chen).

Sedangkan untuk aktor lain yang bermain baik adalah Simon Yam, yang berperan sebagai Zhou Qing Quan - pemilik pabrik yang selalu ditindas. Simon pernah juga bermain dengan Donnie dalam SPL/Sa Po Lang dan pernah menjadi tokoh antagonis lawan Angelina Jolie dalam Lara Croft:Tomb Raider 2 : The Cradle of Life.

Film ini cukup sukses dan kabarnya sudah siap beredar lanjutannya yaitu Ip Man 2

Akhirnya secara keseluruhan menurut penilaian saya Cukup Baik, sebagai pembanding boleh lah dibandingkan dengan film-nya Jet Lee - Fearless.

Sekian dulu, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menonton.

See You Next Movies Review !!
Kalo ada komentar, dipersilahkan !!!

Friday, June 12, 2009

Review Film 18 - Terminator Salvation


Review Film XVIII - Terminator Salvation (Christian Bale, Sam Worthington, Anton Yelchin, Helena Bonham Carter, Michael Ironside, Bryce Dallas Howard)

Penilaian : 7,7/10

Nonton di Grand Mall 21 Studio 1 Jam 21.05 hari Rabu tanggal 17 Mei 2009

Tag Line : The End Begins



Sinopsis :

Film ini menceritakan perjuangan John Connor (Christian Bale - The Dark Knight, The Prestige) - dalam Terminator 2 : Judgement Day (rilis tahun 1991) diperankan oleh Edward Furlong (The Crow : Wicked Prayer, Cool World) dan dalam Terminator 3 : Rise of the Machines (rilis tahun 2003) diperankan oleh Nick Stahl (Sin City, The Thin Red Line) - dalam memimpin sisa-sisa manusia yang memberontak terhadap Skynet dan pasukan Terminator-nya yang akan mengakibatkan terjadinya Judgement Day. John didampingi oleh istrinya Kate Connor (Bryce Dallas Howard - The Village, Spiderman 3) - dalam Terminator 3 : Rise of the Machines yang masih bernama Kate Brewster diperankan oleh Claire Danes (The Flock, Stardust) - dan juga bersama bersama para kaum Resistance kemudian merencanakan untuk menghancurkan Skynet dalam usaha mengembalikan manusia sebagai pemimpin di muka bumi.

Dalam persiapan penghancuran Skynet inilah kemudian muncul seorang pria bernama Marcus Wright (Sam Worthington - The Great Raid, Roque), yang ada Marcus kehilangan ingatannya dan tak tahu dari mana ia berasal. Yang ada dalam ingatannya hanyalah saat dirinya berada dalam eksekusi. Sebenarnya Marcus adalah manusia yang telah diubah menjadi robot setelah ia sendiri dieksekusi satu tahun sebelumnya, dengan fitur manusia namun badannya sudah menjadi robot semua.

Di saat yang hampir bersamaan dengan rencana kaum Resistance untuk meruntuhkan Skynet, para robot ternyata juga punya rencana untuk membunuh para pemimpin Resistance. Nama John Connor sudah pasti ada di dalam daftar Skynet namun John hanya menjadi prioritas kedua untuk dibunuh. Dan kagetnya John, bahwa yang menjadi prioritas pertama dibunuh justru seorang pembrontak yang tidak diduga-duga, yang bernama Kyle Reese (Anton Yelchin - Star Trek, Middle of Nowhere). Tapi setelah dipikirkan lebih lanjut barulah John sadar, karena jika Kyle tidak dapat diselamatkan, maka seorang John Connor tidak akan ada di muka bumi. Karena Kyle Reese itu adalah Ayah dari John Connor.

Sepak terjang Kyle Reese dapat kita liat dalam Terminator (rilis 1984) yang diperankan oleh Michael Biehn (Navy Seals, Cherry Falls) yang mati-matian melindungi ibu dari John Connor yaitu Sarah Connor (Linda Hamilton - Terminator 2 : Judgement Day, Dante's Peak) dari kejaran The Terminator versi Pertama yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger (True Lies, Total Recall), walau Kyle harus mengorbankan dirinya namun Sarah dan bayi dalam kandungannya itu John dapat diselamatkan.

Review :

Satu lagi film sequel yang sayang jika dilewatkan, Terminator Salvation yang merupakan sequel keempat dari film Teminator (1984), yang dilanjutkan dengan Terminator 2 : Judgement Day dan terakhir Terminator 3 : Rise of the Machine.

Terlihat bahwa sineas Amerika memang mampu merangkai adanya korelasi antara keempat film tersebut, maka diyakini bila para pemerhati film pun mampu dengan mudah untuk mengerti cerita sequel keempat film Terminator ini, apalagi jika yang sudah menggemari serialnya.

Jadi kalau soal cerita tidak usah diragukan lagi, tingkat ketegangannya pun sama dengan serial Terminator sebelumnya.

Untuk akting para pemeran utamanya, menurut gue koq aktingnya Christian Bale yang memerankan John Connor kok kesannya biasa-biasa aja ya, bahkan aktingnya kalah mentereng kalo dibandingkan dengan aktingnya dari Sam Worthington yang memerankan Marcus Wright atau bahkan dari Anton Yelchin yang memerankan Kyle Reese. Beda seperti waktu Bale memerankan Bruce Wayne/Batman dalam The Dark Knight yang aktingnya terlihat begitu meyakinkan walaupun tetap tergilas oleh akting meyakinkan dari almarhum Heath Ledger yang berperan sebagai Joker. Rupanya Bale sempat ragu untuk bekerja sama dengan sutradara film ini yaitu McG (Charlie's Angels, Charlie's Angels : Full Throttle), walaupun akhirnya jadi bekerjasama tidak jelas apakah hal ini yang mempengaruhi akting Bale.

Dan tak lupa juga untuk pemeran wanitanya Bryce Dallas Howard dan Helena Bonham Carter pun tidak begitu diberikan porsi yang lebih, hanya seadanya saja.

Untuk penggemar Arnold Schwarzenegger, yang tidak bisa dipungkiri adalah icon utama dari Terminator, bisa dilihat ada terminator yang menyerupai wajahnya dan bertarung melawan John Connor serta Marcus Wright, namun gue ngga bisa dapetin informasi apakah itu Arnold yang numpang lewat (cameo) atau hanya tiruannya saja.

Tapi secara keseluruhan dari keempat film Terminator ini lebih kelam gelap dari film-film sebelumnya, ya mungkin pengaruh sutradara cukup besar dalam memberikan kesana atas film ini.

Akhirnya secara keseluruhan pada intinya bukan termasuk film blockbuster yang lumayan cukup wajib anda tonton, apalagi jika anda selalu mengikuti film-film Terminator sebelumnya. Dan bukan tidak mungkin akan ada lanjutan Terminator selanjutnya.

Akhirnya, menurut penilaian gue film ini bagus
Sekian dulu, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menonton.
See You Next Movies Review !! Kalo ada komentar, dipersilahkan !!