Tuesday, May 12, 2009

Review Film 14 - Defiance


Review Film XIV - Defiance (Daniel Craig, Liev Schreiber, Jamie Bell, George MacKay)

Penilaian : 6,5/10

Nonton di Cempaka Asri XXI - Solo, tanggalnya lupa

Tag Line : Freedom begins with an act of defiance!



Sinopsis :
Menceritakan tentang empat bersaudara Bielski: Tuvia Bielski (Daniel Craig - Quantum of Solace, The Golden Compass), Zus Bielski (Liev Schreiber - The Painted Fail, The Manchurian Candidate), Asael Bielski (Jamie Bell - Jumper, Kingkong) dan Aron Bielski (George MacKay - Peterpan) berhasil lolos dari pembantaian Nazi meski mereka harus merelakan kedua orang tua mereka dibantai pasukan ganas dari Jerman ini.

Mereka lantas bersembunyi di hutan dan bersumpah untuk membalas kematian kedua orang tua mereka. Di dalam hutan, Bielski bersaudara bertemu dengan para pengungsi Yahudi lain yang juga bersembunyi dari kejaran Nazi. Waktu berlalu dan kelompok kecil yang dipimpin Bielski bersaudara ini pun mulai menjadi besar dan makin bertambah banyak

Suatu ketika, Tuvia berhasil membunuh polisi yang dipaksa tentara Nazi untuk membunuh orang tuanya dan langkah selanjutnya adalah menyerang kamp Nazi. Namun korban jiwa di kalangan kaum Yahudi kemudian membuat Tuvia mempertimbangkan lagi keputusannya untuk melakukan serangan ini. Sayangnya, ini malah menjadi pemicu perpecahan antara Tuvia dan Zus.

Zus yang merasa tak lagi sepakat kemudian memutuskan untuk memisahkan diri dengan membawa beberapa orang yang sejalan dengan dirinya. Zus lalu bergabung dengan para pejuang Rusia yang setuju melindungi kaum Yahudi dengan imbalan bahan makanan.

Beberapa waktu kemudian, tentara Jerman berhasil menemukan lokasi persembunyian Tuvia dan kawan-kawannya serta berencana untuk membantai mereka semua tanpa ampun. Kalah dari sisi jumlah dan persenjataan, pasukan Tuvia memang tak punya kesempatan untuk menang, kecuali ada bantuan dari pihak lain.

Film yang mengambil setting di tahun 40-an ini diilhami oleh kisah yang benar-benar terjadi. Edward Zwick, sang sutradara, menulis ulang naskah film ini yang didasarkannya pada buku yang ditulis oleh seorang ahli sejarah bernama Nechama Tec.


Review :

Meski sekilas DEFIANCE terdengar seperti sebuah film perang, namun sejatinya film ini lebih banyak menyorot sisi pergulatan di dalam kelompok yang dipimpin Bielski bersaudara. Bagaimana mereka semua mengatasi segala kesulitan yang mereka hadapi termasuk makin menipisnya cadangan makanan untuk rakyat mereka. Adegan pertempuran memang ada namun bukanlah menu utama dari film yang berdurasi 137 menit ini. Yang jadi sajian utama di sini adalah usaha kelompok ini untuk bertahan hidup dari ancaman tentara Nazi, dengan pemimpinnya Tuvia Bielski.

Sayang ada sedikit masalah pada 'permainan emosi' pada film ini. Ada kesan film ini tidak terlalu tegang, karena agak sedikit serangan ke tempat pengungsian Yahudi ini, sehingga tidak banyak ada adegan peperangannya. Sehingga ada kesan juga bahwa tentara Nazi tidak benar-benar memburu mereka dan mereka sebenarnya aman selama masih dalam area mereka sendiri.Bila Anda sempat menonton film The Village arahan sutradara M. Night Shyamalan, maka kesan yang muncul kurang lebih sama dengan film ini.

Untuk akting para pemainnya pantas dapat acungan jempol. Liev Schreiber terasa pas memerankan Zus Bielski yang sangat idealis dan kadang cenderung kelewat berapi-api , patut ditunggu juga aktingnya dalam film box office X-Men Origins: Wolverine sebagai Victor Creed/Sabretooth sementara Daniel Craig juga bermain meyakinkan untuk peran sebagai Tuvia Bielski.

Akhirnya secara keseluruhan pada intinya bukan termasuk film ringan yang bisa dijadikan hiburan ringan pelepas rasa jenuh, namun jika ingin sekedar liat Daniel Craig boleh lah, jadi tingkatannya cuma cukup untuk tontonan di rumah aja.
Akhirnya, menurut penilaian gue film ini cukup.
Sekian dulu, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menonton.
See You Next Movies Review !!
Kalo ada komentar, dipersilahkan !!!

No comments: